Pemupukan

Pemupukan

Pemupukan dasar dalam pengolahan tanah perlu diberikan agar tanaman tumbuh subur serta meperbaiki struktur tanah dan menahan air didalam tanah. Disaat itu kita perlu memakai plastik mulsa untuk menjaga suhu pada tanaman tersebut, perlu diperhatikan pula pupuk kandang atau kompos yang digunakan harus yang telah jadi (matang).

Pupuk tersebut sudah tidak mebusuk dan mengurai lagi sehingga tidak menghasilkan panas. Adanya panas dari proses membusuknya pupuk mentah dapat mengakibatkan tanaman menjadi layu dan akhirnya mati.

Dalam pupuk kandang atau kompos terdapat berbagai unsur hara yang sangat dibutuhkan untuk tumbuhnya tanaman, bila unsur tersebut kurang dari kebutuhan tanaman dapat diatasi dengan penambahan pupuk buatan, biasanya berupa nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), sumber N diperoleh dari ZA (20% N), urea (42% N). sumber P diperoleh dari TSP (45% P2O5), DS (45% P2O5), SP36 (36% P2O5), atau fosfat alam (30% P2O5 dan 40% CaO). Sementara sumber K ialah KCl (50% K2O), atau ZK (20% K2O).Pupuk yang ditambahkan pun dapat berupa pupuk majemuk, asalkan kadar unsur haranya diperhitungkan. Bagi tanah yang sifatnya asam dan pH-nya kurang dari 5, perlu di tambahkan kapur sebanyak 1-4 ton/ha agar pH sesuai yang kita inginkan.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started