Dasar Budidaya Tanaman Sayuran

Dasar budidaya tanaman sayuran

adalah hal terpenting dalam proses budidaya tanaman sayuran, karena disini akan dibahas tuntas mulai dari proses pengolahan tanah, penanaman, hingga pasca panen.

          Umumnya tanaman sayuran berbunga sempurna (hermaphrodit), yakni dalam satu bunga terdapat bunga jantan dan betina, alat reproduksi jantan disebut benang sari (stamen). Benang sari mengandung tepung sari (polen) dalam kantong sari (anthera). Sementara alat reproduksi betina disebut putik (pistillum). Putik terdiri dari bagian bakal buah (ovarium) yang mengandung bakal biji (ovulum) dan kepala putik (stigma). Adapula tanaman yang berbunga betina dan jantannya terpisah atau berkelamin tunggal (unisexualis), tetapi dalam satu pohon.     

Budidaya sayuran perlu pengelolaan dan perhatian yang lebih dari tanaman lain, agar hasil bertanam sayuran maksimal. Perlu diperhatikan dasar usaha bertanam , diantaranya pengolahan tanah , pemupukan, pengelolaan air, penyemaian benih, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemungutan hasil,  terjaga dari gulma dengan menggunakan mulsa penanganan hasil juga perlu pemahaman analisis usaha yang bertujuan untuk di jual.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started